kalam 4

terkadang bagi sebagian hambaNya, Allah percepat massa baginya, seakan ia melewati episode hidup yang panjang bagi banyak orang dari muda sampai lanjut usia, dengan satu tarikan nafas. mungkin pernah dirasa, anda berada dalam kelas pemula namun ujian hidup seakan anda dibawa pada kelas lanjut usia, atau umpama seorang murid kelas satu sd, yang dibuat membuka buku pelajaran kelas satu smp untuk menjawab soal yang diberikan gurunya. jika anda merasakan itu, perbanyaklah sujud, sujud kepada Allah dengan mengharap petunjuk dan bergantung sepenuhnya…. rendah hati menghadapi apa yang diujikan, dan sampaikan perkataan yang baik, karena boleh jadi anda sedang menerima “undanganNya”

hati terasa sempit, sujud berasa hambar,…pusing dengan kekurangan dan kesalahan orang pada kita, terjebak dalam perdebatan yang saling mengalahkan…..tanda hati belum dibiasakan memberi apa yang disukai. sedangkan ciri kualitas iman yang paling baik pemberiannya paling mudah kebajikannya, siapa yang mudah memudahkan orang lain cermin kokoh takwa dan tawakalnya…..hati yang sempit ciri belum terpaut antara iman dan kebajikan.

berguru kepada Allah melalui kehidupan, sunatullahNya, takdirNya, dan diri sendiri. Dia berada diantara hamba dan hatinya. tidak usah terlalu rumit memaknaiNya dalam fikir, rasa dan kehidupan….Allah akan memahamkan diriNya kepada hati yang mendekat sesuai dengan qada dan kadarNya. cukuplah merendah…hingga Allah mendapati hati yang senantiasa condong kepada ketaatan, maka kehendakmu akan bersesuaian dengan kehendak Allah. temtramlah hati, tajamlah fikir, tepatlah tindakkan…..

meniti kehidupan seperti menikmati sebuah karya seni, Allah yang menjadikan hambaNya tertawa dan menangis, Dia menurunkan ujian dengan disertai dua jalan keluar (potensi ”bisa” dan pertolonganNya), tidak selalu dalam batas-batas hitam putih, benar atau salah…..ada pilihan diantara keduanya namun hanya hati yang tentram yang dapat membacanya…..

manusia tidak akan mencukupi dan menyanggupi cinta kepada Allah seratus ”persen,” karena Allah Maha meliputi segala sesuatu sedang manusia bergantung pada qada dan qadarnya. namun mencintai sesuatu seratus persen karena Allah dapat mencukupi dan disanggupi oleh manusia, karena Allah memberi rasa cinta pada hamba-hamba yang beriman kepada Allah yg dibingkai keinginan taat, maka kepada apa dan siapa kau cinta, cintamu akan sempurna.

sebagaimana kewajiban, kita punya juga hak dan ingin memperjuangkan hak. tapi berlapang hati dan memberi kemudahan pada orang lain tentang bagaimana memenuhi hak kita, insya Allah akan mengundang Rahmat Allah yang lebih teguh. permudahlah siapapun yang berurusan dg kita. sebagaimana Allah menghendaki kemudahan bagi hamba-hambaNya.

tidak ada satu kuasapun yang dapat menentang kalimat Allah yang telah menjadi kehendakNya. Allah mustahil berdiam diri pada hambaNya yang bersandar penuh. maka jadilah kalimat yang terlontar dari hambaNya yg tawakal menjadi kehendakNya. berjalanlah dengan ”kaki yang teguh”

bumi Allah itu luas, Rahmat Allah tidak terbatas bagi orang-orang mukmin, cukuplah Allah sebagai pelindung dan tempat menentramkan hati.

di akherat nnti adalh kehidupan, sedangkan di dunia ini cuma hidup, tapi menjalaninya jangan “cuma,” agar kehidupan nanti jadi mulia.

mengikuti nilai2 alquran dn sunnah terkadang memang harus susah payah, krn hati yg belum terbiasa yakin. tpi jika mau memerangi penykit hati, akn terasa mudah.

tuntunan alquran dn sunnah adlh bukti cinta Allah .hanya terkadang kita yg tdk menggunaknnya, krn cinta makhluk yg jadi tujuan.

bersama kesulitan, Allah sertakan dua kemudahan. kemampuan mengatasinya dan pertolongaNya, sebagai Rahmat bagi hambaNya yg takwa dan bersabar. selamat berjuang!

meski hati terasa gersang ketika berdoa, jangan menyerah dan malas…..yang memanggil nama Allah tidak akan terputus……jangan berhalakan apapun….suami, harta, keturunan, pangkat…..semua hanya umpama “buih”kecuali yang digunakan untuk meraih Rahmat dan RidhaNya.

bahagia itu pilihan berfikir. karena bahagia tidak mendekati, ia harus didekati.
dlm kuasaNya mengubah yg buruk jadi baik,jika Allah masih mendapati ada kebikan dasar dlm hati kita ,Dia akan mengkaruniakan hidayah yg dapat mengubah diri.

jika Allah hendak mengubah keadaan seorang hamba kpd kebaikan, DibukaNya ujian yg memaksa hambaNya keluar dari zona nyaman.

selam sahabatku.Dgn mengingat mati, hati percaya diri membawa diri.Laksanakan kewjiban, mudahkan hak orang lain.
Rahmat Allah itu luas, hatilah yg membelenggu seseorang mengubah dirinya, hingga Allah tidak mengubah nikmatNya hingga ia dapat mensyukurinya.

diantara keinginan & ikhtiar manusia selalu ada kehendak Allah &Allah berkehendak memberi Rahmat pd yg taat,benar,sabr,syukur,tawakkal & mengikuti sunnah Rasul.

syariat itu amanah Allah, tunaikanlah. Allah menghendaki kemudahan untuk hamba2 sebagai RahmatNya.
larilah dari perlindungan Allah (syari’at), maka engkau akan hina sehina2Nya.Allah Maha Melindungi,nafsu yg jauh dri Rahmat Allah yg mendzolimi diri sendiri.

Belajar kesabaran seumur hdp. Olah hati dan fikir…smbl d bw dzikir…smg allah senantiasa memberi petunjuk, kemudahan, ketemtraman dan keteguhan hati,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s