Menyingkap Rahasiah kehidupan

1379621_420185528082211_695401755_nAda Tiga perkara bagi seorang hamba yang Allah rahasiahkan datangnya yaitu Rezeki, mati dan jodoh. Hikmah dari tersembunyinya rezeki, datangnya maut yang tiba-tiba, dan rahasiah waktu bertemunya jodoh, agar setiap diri berikhtiar melengkapi dirinya dengan ilmu, keterampilan hidup dan juga kekuatan silaturahmi, agar rezeki yang tersembunyi menjadi mudah ditemukan meski awalnya melewati kesulitan peluh dan letih. dan Kematian yang menjadi keniscayaan bagi hidup, maka mengingat akan datangnya menyebabkan setiap diri yang beriman dan bertakwa senantiasa memmanfaatkan waktunya untuk bersiap-siap memperbaiki ibadahnya habluminallah maupun habluminannas.

Dari ketiga perkara yang dirahasiahkan perolehan dan datangnya tersebut, Allah membukakan pintu-pintu kemuliaan yang akan terbuka yaitu kesempatan, pertolongan dan ampunan. Tiga pintu kemuliaan tersebut dibukakan bagi hamba-hamba Allah yang memilih memperjuangkan kesabaran dan menguatkannya dengan ilmu, ketakwaan, ketawakalan dan menyempurnakan ikhtiar bagi kehidupan dunia dan akheratnya….dalam shalat yang terus diperbaiki yang diaplikasikan dalam kehidupan social berupa memudahkan diri berbuat sebanyak-banyaknya kebajikan. Meskipun kepada yang ingkarpun Allah memberi pertolongan namun bagi mereka umpama hujan yang menyuburkan sebuah kebun kemudian sekonyong-konyong dalam waktu yang tidak terduga datanglah angin yang menjadikan rumput menghitam dan tanah mengeras, hingga seketika kebun subur itu seolah tidak pernah ditanami pemiliknya. Hilang berkahnya, hilang manfaat bagi hidup dalam dunia apalagi akheratnya. Semua yang diusahakannya sia-sia belaka.

Bagi hamba-hambaNya Allah menetapkan batas waktu bagi segala sesuatu, menetapkan batas rezeki, jodoh juga hidup. Namun bagi seorang mukmin yang menjadikan semua itu sarana bagi penyempurna ibadahnya, maka yang terbatas materinya menjadi tidak terbatas nilainya dihadapan Allah. Menyempurnakan kebaikannya dan menutupi kekurangan dan ke alpaannya.

Maka Tiga perkara dunia dalam menghadapi tiga rahasiah kehidupan tersebut (jjodoh, mati dan rezeki) yang akan abadi menjadi bernilai kebaikan dan kemuliaan di sisi Allah adalah ilmu yang diamalkan Harta yang disedekahkan dan usia dengan menyegerakan kebajikan.

sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). QS. al-Insyiqaq (84) : 19. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.. QS. al-Lail (92) : 4. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan),kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS 94: 7).Dan bersabarlah terhadap segala tantangan, untuk memenuhi perintah Tuhanmu.qs 74:7, …karena. sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan(QS 94: 5-6). Aku (Allah) tidak mensia-siakan kerja salah seorang di antara kamu baik lelaki maupun perempuan. qs Ali Imran:195.

TUNTUNAN MENGHADAPI UJIAN
Sungguhlah ujian yang teramat halus sifatnyam, manakala manusia menghadapi kebutuhan dirinya berupa rezeki bagi fasilitas hidupnya, jodoh yang akan mendampingi dirinya dan kemaytian yang menjadi pembatas materi dari menikmati keduanya, yang datngnya dan penenydiaannya dirahasiahkan.

maka dalam menyingkap rahasiah tersebut, jika keinginan tidak terwujud kita sakit,sedih gundah gulan,marah artinya kita sombong kepada realita hidup,kepada sesama, kepada Allah yang menetapkan qadha dan kadar hidup. bagaimana hidup adalah pilihan, tapi kitapun di seleksi oleh kehidupan. ada yang menantang hidup, yang sejalan dengan hidup, ada juga yang menyerah dalam hidup. ujian, untuk menilai yang tersembunyi dalam diri. yang hidup hatinya akan mengetahui apa yang haus diwaspadai dan diperbaiki. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum nyata bagi Allah orang yang berjihad dan belum nyata orang yang sabar.QS.3:142 , …sungguh beruntunglah orang yg mensucikan jiwanya dan sungguh merugilah orang yg mengotorinya QS. 91:9-10, ” Dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada” QS. Asy Syu’ara: 56.

KEUTAMAAN
Allah memberikan keutamaan bagi hamba-hambaNya, dalam menghadapi kehidupan yang menguji, dalam mencari apa yang dikuasakan atau diwarishkan bagi manusia namun tersembunyi dalam perut bumi, atau tersembunyi dalam keterbatasan ilmu dan ikhtiar. Keutamaan itu diberikan kepada hamba-hambaNya yang mukmin apa bila mereka menjalani kehidupan dan waktunya dengan menyempurnakan jihad yaitu berjuang sekuat tenaga memperbaiki dirinya, memenuhi kebutuhan hidupnya, mengusahakan kebajikan bagi orang lain, selain itu hamba yang berhijrah_tidak hanya berhijrah secara fisik yaitu mengusahakan agar diorinya berada dalam lingkungan atau tempat yang baik yang menentramkan ibadah dan kehidupan sosialnya namun berhijrah dalam makna spiritual yaitu tidak segan mengubah dirinya menjadi lebih baik, berpindah dari yang buruk kepada yang baik hingga lebihbbaik tanpa rasa takut dan mengenal lelah. Usahanya dalam jihad dan hijrah ia bingkai dengan sabar dan terus menguatkan kesabaran kemudia ia kokohkan kesabarnnya dalam shalat yang terus diperbaiki hingga shalatnya menjadi perbaikan bagi pribadinya. Dan keutamaan yang Allah sematkan kepada hamba-hambaNya menjadi sempurna ketika dalam menghadapi ujian kepahitan maupun manis ia membatassi kehendaknya dalam ketakwaan hingga terpelihara kualitas jihad, hijrah, sabar dan shalatnya demi keyakinan akan memperoleh sesuatu yang lebih baik yaitu pahala suraga dalam keridhoan Illahi. Maka utamalah ia sebagi hamba diantara hamba-hambaNya yang juga diberi rezeki dan perlindungan, yang juga dihadaplkan pada tiga rahasiah kehidupan yaitu rezeki, jodoh dan matinya. Mari kita simak beberapa ayat yang menyampaikan kabar gembira bagi mereka yang mendapat kedudukan yang utama:

Jihad dan Hijrah
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.5:36
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (An-Nisa’: 100).

Iman dan Kebajikan
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk 98:7

Sabar dan Shalat
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.2:153

Taqwa dan Yakin dengan Pahala di sisi Allah
Dan telah Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka itu selalu bertakwa 27: 53
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,44: 51

2 Comments

  1. ya kita sbgai kaum muslim (islam) d dlm diri kita sejak balirqh sdah menjadi keharusan utk mmpelajari ajaran islam yg tlah d contoh teladani oleh nabi Muhammad Saw utk lbih meresap dlm diri, maka utk itu harus beriman & berilmu…..jdi muslim sejati.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s