Kalam 2

ujian telah dijodohkan kepada siapa ia akn ditimpakan. bersamanya disertakan dua jln keluar, berupa potensi utk mengatasinya & pertolongan Allah. jngn hawatir.

mengumbar rasa tentang kpd Allah.boleh jadi menyelusup riya &syetan menyamarkan dusta pd rasa hati yg berpenyakit. sederhanakan rasa pd Allah d hadapan manusia

bismillah, jangankan nikmat dunia yang seringkali mengeraskan hati, ibadah-pun jika di umbar akan terasa hambar. yang sedang-sedang saja, agar terasa nikmatnya dan terjaga istiqomahnya. mendekati Allah hrs bersama mendekati mnusia. iman & kebajikan tidak boleh timpang. kepada manusia harus karena Allah & kepada Allah tidak boleh menafikan hak manusia. mungkin awalnya timpang, atau baru rasa-rasa yang fatamorgana, seperti anak ABG jatuh cinta “kebanyakan gede rasa,” tapi semakin sering hati diajak kepada kebaikan yang sedikit-sedikit, lama -lama ia akan mengkoreksi, kemudian ia akan memilih dan memilah mana yang khayali mana yang hakiki. mungkin yang hakiki, ketika kau membuang sampah pada tempatnya, memberi seekor kucing yang kehausan, atau sekedar dari satu rakaat shalat, atau sekedar sebuah istigfar yang tiba-tiba terlontar. selebihnya hanyalah khayali….

salam, sahabatku biasakan mendoakan orang lain, terutama orang yg Allah perlihatkan kdp kita, perjuangan dn penderitaannya.

bersyukurlah, krn Allah menjadikan bahagia itu mudah bg orang yg bersyukur. bukaan syukur yg pasif tapi syukur yg produktif.

jangan biasakan diri terbuai oleh permberian yg cuma2,Allah melebihkan kedudukan orang berjuang drpd yg hanya menerima
sikiranya akibat dari suatu sebab itu samar, maka menempatkan sesuatu pd tempatnya, membiarkan tetap sesuai perannya adalah satu hl yg bisa dilakukan

bercermin pada doa’2 kaum dhuafa….dan takutlah akan azab yang menimpa suatu negeri yang disebabkan penderitaan kaum dhuafa. mungkin bukan berupa bencana alam atau semacamnya
, boleh jadi azab itu berupa semakin rusaknya nilai-nilai moral yang salah satunya (masalah korupsi yang bagaikan lingkaran syetan), merajalelalnya prilaku pemborosan yg menyebabkan bangsa yang seharusnya berkembang malah layu sebelum berkembang. tidak usah menunggu sistem lebih baik, kita mulai dari diri kita, dari rumah kita. pastikan sekecil apapun rezeki yg kita peroleh, ada sebagian yang kita sisihkan untuk orang lain. dan tidak hanya berupa meteri. ilmu, kemampuan apa saja, mulailah dengan berbagi…….Insya Allah

fenommena masyarakat muslim ABAD 21:

1. muslim tapi tidak mengerti nilai-nilai syariat dan akhlak
2. mengerti syariat tapi mengabaikan hakekat
3. mengerti syariat tapi mengesampingkan akhlak
4. sangat mudah mengalami gesekan sosial, antara ummat
beragama, ormas, mahzab dan aliran
5. kehilangan figur tuntunan yang mempersatukan, bersifat esklusif
6. muncul prilaku spiritual konsumtif
7. sangat lemah dalam life skill
8. Adanya bentukan pola fikir liberalisme dalam segala aspek
terutama menyangkut etika beragama, etika dlm ekspresi
pribadi
9. Adanya Model dakwah pop, disinyalir terdistorsi oleh konsep
enterten media massa
10. Adanya permasalah Sebaran Alquran terjemah dan redaksi
terjemah yg tidak sesuai dengan perkembangan bahasa pada
masyarakat muslim yg tidak mengerti bhs arab,mengakibatkan permasalahan serius (rendahnya daya serap nilai-nilai islam, terjadinya masalah terhadap refleksi sosial pada lingkungan sosial terutama tindakan kekerasan yg disebabkan kesalah pahaman terhadap redaksi terjemah).
11. lemahnya para intelektual dalam mengkritisi litelatur2 klasik, yang seharusnya dapat lebih dikembangkan.
12. kurangnya terjemah litelatur2 klasik yang dapat diserap oleh pembaca muslim
saat syetan mendapati hati hamba mrs kecewa akn dosa,ia resapkan kdlm hati itu rasa putus asa.krn dlm hti ia menemukan kesombongan,rasa tdk pantas berbuat dosa

sungguh indah wkt yang kan digunkn oleh seorang mukmin. dlm hijrah dan jihad. berpindah dr dosa kpd taubat, dari niat kepada taat, dr iman kpd kebjikan.

mungkin hr ini sujud anda & sujud sy juga, terasa hmbr, tapi Allah “tuan rumh yg baik” Dia memuliakan tamuNya.Dia hnya mengatakan berdoalah maka Aku kabulkan.

syetan sering membodohi manusia dg sesuatu yg tmpk sekedar senda gurau, tapi tanpa disadari menyeret kpd dosa besar.

seandainya hidup seribu tahun lgi ditambahkan kepada setiap orang untuk beribadah, niscaya tidaklah cukup ntuk menandingi sifat Allah yg Maha pengampun.

berdoalah kepada Allah agar ditambahkan iman, diberikan hati yg condong pada ketakwaan, petunjuk senantiasa bersyukur, dibimbing pd kesabaran.

perbanyak doa untuk orang2 yang tengah dilamun kesesatan. semoga Allah melembutkan hati & memberikan petunjuk pd mereka,lebih utama drpd menghujat martabatnya.

kebebasan mutlak, akan merusak penganutnya sendiri. dan tidak ada manusia yg bahagia dengan membiarkan dirinya dilamun oleh nafsu kebebasan.

nun dan demi kalam(demikian Allah bersumpah), boleh jadi usiamu tinggal sepanjang galah, namun apa yg kau tuliskan dg tintamu akan melintasi jaman.

ketulusan hati akan mengundang banyak kebaikan, krn ia umpama air hujan yang menumbuhkan benih bakal pohon yang baik.
jika tujuan hanya Allah, seseorang akan apa adanya, tidak dipusingkan dg strategi pencitraan. lagipula tampak sempurna, mlh mencurigakan.

orang muttaqien mengingat mati, kemudian menyempurnakan kualitas hidupnya yg pertama, untuk simpanan bagi kehidupannya yang kedua.

perbanyak juga mendoakan orang lain, karena itu akan menentramkan hatinya, dan meluaskan hati kita.

jika kita tetap teguh berjihad, dengan hati terus terhubung pada Allah pemilik segala perbendaharaan. hati akan tenang, tidak ada rasa takut ataupun sedih. kalaupun apa yang kita lakukan tidak bisa menjangkau, yakinlah Allah punya cara tersembunyi, tidak akan ada yang sia-sia.

abaikan ungkapan “kesempatan tidak datang dua kali.” Allah menyediakan beragam kesempatan. bahkan kt diberi potensi utk menciptakan kesempatan.

tidak ada manusia yg dapat mengingkari Allah dalm hatinya, meskipun ia menyatakan dan menunjukan sikap paling kafir sekalipun.

perlakukanlah waktu seperti kekasih yang sangat dicintai. jadilah tuan bagi waktu2 dunia dan jadilah hamba untuk waktu2 akherat.

berbuatlah sesuatu, sebagai simpanan untuk waktu-waktu yg tersembunyi.

sungguh indah waktu2 yg dimanfaatkan oleh orang2 mukmin. semuanya produktif, dari kebaikan kepada kebaikan. ibadah dan doa2nya tidak hanya untuk dirinya.

seburuk apapun prilaku seseorang, jika Allah dapati dalam hatinya kerendahatian….Allah akan menuntun ia kepada jalan kebaikan dan memberikan karunia yg tidak terduga. sebaliknya orang yang lebih banyak kebaikannya tapi jika Allah dapati di hatinya ada kesombongan, Allah akan turunkan ujian atau pelajaran yang berlawanan dengan apa yang disombongkannya.

berfikir positif membuat ujian jadi motivasi. mungkin awalnya sulit, tapi silaturahmi, ilmu dan kepercayaan pada Pemilik ujian, akan mengkondisikannya.

saling meminta bantuan atau kemudahan itu takdir manusia. tapi seorang mukmin tidak begitu saja mengumbarnya. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s