Media massa kaum marjinal

indexummat islam di negeri ini sudah kehilangan pemimpin& panutan,para ulama sudah terkotak-kotakan, dulu cukup seorang pemimpin yg mencemaskan rakyat & seorang ulama mencemaskan ummat,tapi sekarang seorang ibu rumah tangga yg sehari2 menanak nasipun, sudah mulai gelisah, merasakan ada sesuatu yg begitu menakutkan tentang ummat muhammad, sedih dan menyakitkan.

Media massa dengan segala intriknya, kini telah menjadi senjata yang paling diandalkan, mereka yang menjadikan ummat islama sebagai ancaman, menjadikan media massa sebagai alat monopoli sosial, cukup bermain melaui media massa, mereka tidak perlu senjata pembunuh masal, tidak perlu menyiapkan para suhada siap mati. banyak tokoh ummat, sampai cuma seorang penyapu jalanan,menjadi boneka pertarungan. mereka diberi peran dari mulai cuma sebagai model nilai-nilai naif dengan bungkus HAM sampai para ulama yang di adukan, layaknya ‘perjudian ayam kampung”

Mereka tau ummat yang termarjinalkan oleh sistem, menjadi bidikan paling startegis untuk dilemahkan , dan mereka menjadikan permainan media massa bagaikan udara yang terasa segar sesaat, dihembuskan masuk kesetiap syaf terpenting, syaf2 yg sudah ditinggalkan pemimpinnya, syaf2 yang telah kehilangan panutan, syaf2 yang tidak lagi bisa bersembunyi dibelakang para ulamanya, para mamum yang jeritannya sudah tidak bisa terdengar, makum yang sudah dibuat menganga kebingungan cuma karena urusan kunut dan tahlil, makum yang ketakutan karn mesjid2 yang mereka jadikan tempat persembunyian terakhir dibakar habis, hanya karena merek terbodohi oleh tafsir yg tumpul.

Media massa kini menjadi senjata yang mematikan, mengarahkan kerusuhan, perdebatan, kengerian, rayuan yg menghanyutkan,membangkitkan angan2 kosong, menajamkan kecurigaan, media massa telah dijadikan alat doktrin yang paling halus.

tapi ada satu media massa, yang Allah siapkan yang tidak bisa disentuh, yaitu waktu shalat jum’at. media yang bisa menjadi perisai dan tempat menyemai bibit kekuatan massa. media yang para intelejen diam2 menyelusup kedalam sebagai bukti ketakutan mereka, karena tau media ini akan menjadi kekuatan ummat islam diseluruh dunia, yang bisa berubah bagaikan kekuatan yg tidak terlihat, masuk kedalam kantung-kantung pertahanan dasar yaitu keluarga

, siapa yang masuk kedalamnya bisa di ubah menjadi agen-agen yang memiliki kekuatan intelektual, spiritual dan sosial.

Media massa yang Allah siapkan ini, dibuat berkala setiap satu kali seminggu, dosis yang paling ampuh untuk, menentramkan emosi massa, membidik serangan media massa untuk tidak terlalu lama mengendap dalam benak setiap orang,sitem yang dibuat menjadi pesan kekuatan berantai. Media massa yang menjadi perlindungan bagi kaum marjinal.

Sayang disayang, pesan2 yang memantul dalam shalat jumat, sudah kian terdengar normatip, tidak lagi bisa mengobarkan semangat dan kewaspadaan, tidak lagi bisa di bawa pulang untuk anak dan istri, tidak menyentuh permasalahn sosial, dimana ummat islam dibenturkan, sedang dibuat kebingungan dan ketakutan. ini mungkin terlalu emosional, tapi sudah begitu lama, shalat jum’at terlihat seperti cuma gelar tikar massal, setelah itu bubar jalan….!

ini dari sudut pandang yang boleh jadi negatip, tapi aku berharap bisa menjentik sudut pandang positip yang sedang pulas tertidur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s